Webinar Internasional Prodi MBS Bahas Evolusi Strategi Pemasaran, Riset, di Era Digital dan Kecerdasan Buatan
- Diposting Oleh Admin Web Prodi MBS
- Jumat, 9 Oktober 2026
- Dilihat 72 Kali
UIN Madura | Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Madura menyelenggarakan International Business Webinar bertema “The Evolution of Marketing Strategy: Global Trends, Emerging Theories, and Practical Applications in the Digital Business Era”, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini diikuti oleh 172 peserta yang terdiri atas dosen, mahasiswa, dan umum dari Indonesia dan Filipina.
Webinar menghadirkan Robi Awaluddin, M.M., PhD Researcher in Marketing Strategy di Alliance Manchester Business School, The University of Manchester, United Kingdom, sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi sivitas akademika untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan teori, tren global, serta penerapan strategi pemasaran yang relevan dengan transformasi bisnis digital.
Acara dibuka dengan sambutan Wakil Dekan I FEBI UIN Madura, Dr. Farid Firmansyah, M.M. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik penyelenggaraan webinar internasional ini sebagai kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam pengetahuan tentang strategi pemasaran, khususnya di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan. Pemahaman terhadap perubahan teknologi dan dinamika industri dinilai penting agar mahasiswa mampu mengikuti perkembangan dunia bisnis yang semakin kompetitif. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah UIN Madura, Dr. Mohammad Hamim Sultoni, M.A.B. Beliau berharap webinar ini tidak hanya memperkaya pengetahuan mahasiswa, tetapi juga menjadi referensi bagi program studi dalam merancang dan mengembangkan pembelajaran di kelas agar semakin sesuai dengan kebutuhan industri.
Dalam paparannya, Robi Awaluddin menjelaskan bahwa strategi pemasaran modern mengalami pergeseran mendasar. Pemasaran tidak lagi sebatas aktivitas promosi dan penjualan produk, tetapi berkembang menjadi kemampuan strategis untuk membangun ekosistem bisnis yang mengintegrasikan teknologi, data, etika, dan penciptaan nilai bersama. Perubahan tersebut didorong oleh perkembangan algoritma, pemanfaatan data berskala besar, kecerdasan buatan, serta meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan. Karena itu, mahasiswa manajemen bisnis perlu memahami pemasaran sebagai kapabilitas strategis yang menghubungkan kebutuhan konsumen, inovasi teknologi, dan dinamika pasar.
Salah satu bahasan utama adalah peran AI dalam strategi pemasaran dan bisnis internasional. Pemateri menguraikan perkembangan AI melalui tiga tahapan, yaitu predictive AI untuk mengenali pola dan memprediksi risiko, generative AI untuk menghasilkan skenario strategi dan menyesuaikan konten pemasaran, serta agentic AI yang memungkinkan sistem menjalankan dan mengkoordinasikan tugas untuk mencapai tujuan bisnis. Namun, pemanfaatan AI juga menghadirkan tantangan terkait kepercayaan dan autentisitas. Pengungkapan penggunaan AI dalam iklan dapat dipersepsikan secara berbeda oleh konsumen, bergantung pada konteks pesan yang disampaikan. Pada layanan berbasis data dan analisis, AI dapat memperkuat persepsi kompetensi. Sebaliknya, dalam komunikasi yang mengandalkan kedekatan emosional, aspek autentisitas dan sentuhan manusia tetap menjadi pertimbangan penting. Transparansi dan ketepatan penggunaan teknologi pun menjadi bagian dari strategi pemasaran yang bertanggung jawab.
Materi berikutnya menyoroti pentingnya kemampuan menerjemahkan strategi menjadi tindakan nyata. Dalam dunia industri, pengetahuan teoretis perlu disertai kemampuan analisis data, pemahaman konsumen, adaptasi terhadap perubahan pasar, dan eksekusi strategi secara efektif. Beliau juga membahas konsep organizational agility atau kelincahan organisasi, yang perlu didukung oleh kemampuan implementasi pemasaran. Perusahaan bukan hanya dituntut cepat merespons perubahan, melainkan juga mampu menjalankan strategi secara tepat dan terukur. Perspektif ini menjadi pengingat bagi mahasiswa bahwa kesiapan memasuki dunia kerja tidak cukup dibangun melalui penguasaan konsep, tetapi juga melalui pengalaman proyek, pemecahan masalah, dan kemampuan menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata.
Dari sisi analisis pemasaran, peserta diperkenalkan pada perkembangan pendekatan konvensional berbasis survei dan pemodelan statistik, seperti SPSS, AMOS, dan SmartPLS, menuju pendekatan komputasional yang memanfaatkan Python, R, Stata, SQL, machine learning, dan analisis data berskala besar. Perkembangan ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan penelitian pemasaran yang semakin relevan dengan kebutuhan industri dan perubahan perilaku konsumen digital. Webinar ini juga mengangkat transformasi menuju ekonomi sirkular, yakni pendekatan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada penjualan dan kepemilikan produk, tetapi juga pada penggunaan kembali, perbaikan, daur ulang, serta perpanjangan masa manfaat produk. Strategi pemasaran berkelanjutan perlu didukung oleh bukti kualitas dan dampak lingkungan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam konteks Manajemen Bisnis Syariah, pembahasan tersebut memiliki relevansi kuat dengan prinsip etika bisnis Islam. Pemateri mengaitkan praktik pemasaran yang bertanggung jawab dengan kejujuran dan transparansi dalam transaksi, integritas rantai pasok halal, perlindungan data konsumen, serta orientasi pada kemaslahatan masyarakat. Integrasi teknologi, keberlanjutan, dan etika syariah menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk merancang strategi bisnis yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga bertanggung jawab. Perspektif ini sekaligus membuka peluang pengembangan riset mengenai kapabilitas pemasaran digital pada UMKM syariah, transparansi penggunaan AI dalam promosi produk halal, dan strategi harga pada bisnis berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pertanyaan-pertanyaan dari peserta. Diskusi memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk menghubungkan materi dengan fenomena bisnis yang dihadapi saat ini. Antusiasme 172 peserta menunjukkan bahwa isu evolusi strategi pemasaran memiliki relevansi lintas negara dan disiplin ilmu. Melalui kegiatan ini, Prodi Manajemen Bisnis Syariah FEBI UIN Madura menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri. Webinar internasional ini diharapkan menjadi salah satu pijakan untuk mendorong pembelajaran yang lebih aplikatif, memperluas wawasan global sivitas akademika, serta mengembangkan riset dan praktik bisnis yang inovatif, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai syariah.