Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+6281 333 4 22227

Email

mbs@iainmadura.ac.id

Dari Renstra hingga Implementasi OBE, FEBI UIN Madura Perkuat Arah Pengembangan Akademik Berbasis Outcome dan Industri

  • Diposting Oleh Admin Web Prodi MBS
  • Rabu, 1 Juli 2026
  • Dilihat 147 Kali
Bagikan ke

Pamekasan | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Madura menyelenggarakan Rapat Kerja Fakultas yang mengusung dua agenda strategis, yakni penyampaian Rencana Strategis (Renstra) FEBI Tahun 2025–2029 dan Focus Group Discussion (FGD) peninjauan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, di Hotel Front One Pamekasan ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika FEBI UIN Madura.

Rapat kerja tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan fakultas dan empat program studi di lingkungan FEBI. Selain menjadi forum penyusunan arah kebijakan fakultas, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Sosialisasi Pedoman Pengembangan Kurikulum OBE Berbasis Falsafah Taneyan Lanjhang UIN Madura yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Madura pada 10 Juni 2026. Melalui forum ini, FEBI menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, kebutuhan dunia kerja, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI UIN Madura, Dr. Abdul Mukti Thabrani, M.H.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penyusunan Renstra dan pengembangan kurikulum OBE merupakan dua agenda strategis yang saling melengkapi dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman.

"Rencana strategis bukan hanya menjadi dokumen administratif, tetapi merupakan arah kebijakan yang akan mengantarkan FEBI menuju fakultas dengan harapan capaian unggul. Di sisi lain, implementasi kurikulum OBE menjadi langkah penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri, ujar Dekan FEBI.

Pada sesi pertama, Wakil Dekan I FEBI, Dr. Farid Firmansyah, M.M., memaparkan rancangan Renstra FEBI tahun 2025–2029 yang meliputi penguatan visi dan misi fakultas, sasaran strategis, serta perkembangan terkini dari empat program studi. Paparan tersebut menjadi landasan diskusi dalam merumuskan arah pengembangan fakultas agar selaras dengan kebijakan UIN Madura sekaligus responsif terhadap dinamika pendidikan tinggi dan perkembangan ekonomi syariah.

Untuk memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, FEBI menghadirkan Moch. Junaedi Hermansyah, Area Consumer Financing Surabaya dari Bank Syariah Indonesia (BSI), adalah narasumber sekaligus mitra industri fakultas. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri agar kurikulum mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan. Lulusan harus memiliki kemampuan berpikir kritis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu bekerja secara kolaboratif, serta menjunjung tinggi integritas. Karena itu, penyusunan kurikulum perlu melibatkan perspektif industri agar kompetensi lulusan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Masukan dari mitra industri tersebut menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kurikulum di lingkungan FEBI sehingga dokumen kurikulum yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi tinggi terhadap perkembangan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Memasuki sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan FGD peninjauan kurikulum berbasis OBE yang diikuti oleh seluruh ketua program studi dan dosen dari empat program studi di lingkungan FEBI. Forum ini difokuskan pada penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) serta implementasinya ke dalam dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE. Seluruh peserta secara aktif melakukan telaah terhadap profil lulusan, struktur kurikulum, keterkaitan CPL dan CPMK, strategi pembelajaran, hingga metode asesmen yang berorientasi pada capaian pembelajaran.

Progres implementasi OBE pada Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), sebelum pelaksanaan rapat kerja ini, Prodi MBS telah menyelesaikan penyusunan draft Dokumen Kurikulum OBE dan menyerahkannya kepada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Madura dan telah dilaksanakan proses reviu pada Selasa, 30 Juni 2026. Hasil reviu tersebut menjadi bahan penyempurnaan dalam forum FGD sehingga penyelarasan CPL, CPMK, serta implementasinya dalam dokumen RPS dapat dilakukan secara lebih komprehensif sesuai dengan standar mutu universitas dan prinsip OBE.

Kaprodi Manajemen Bisnis Syariah, Dr. Mohammad Hamim Sultoni, M.A.B., juga menegaskan bahwa implementasi kurikulum OBE merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

"Kami berharap implementasi kurikulum OBE tidak hanya menghasilkan dokumen yang memenuhi standar mutu, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, menghasilkan lulusan yang kompeten dan adaptif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan UIN Madura khususnya prodi MBS dan kebutuhan masyarakat maupun dunia industri", ungkapnya.

Melalui rapat kerja ini, FEBI UIN Madura menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penyusunan Renstra 2025–2029 serta mempercepat implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education yang selaras dengan kebijakan universitas, kebutuhan pemangku kepentingan, dan perkembangan industri. Sinergi antara sivitas akademika, Lembaga Penjaminan Mutu, dan mitra industri diharapkan mampu melahirkan lulusan MBS yang unggul, profesional, adaptif, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.